BAB mudah dipengaruhi. Remaja mengikuti segala tren agar

BAB
1

PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

1.1
Latar Belakang

            Perkembangan
teknologi yang semakin maju menyebabkan adanya banyak perubahan pola hidup di
dalam masyarakat. Begitu pula pada pergaulan remaja yang kian hari mengalami
perkembangan dan perubahan perilaku. Arah perubahan perilaku tersebut dapat ke
arah yang positif maupun negatif. Remaja merupakan masa yang labil karena mudah
dipengaruhi. Remaja mengikuti segala tren agar di akui dalam pergaulannya.
Remaja memiliki keinginan yang besar untuk mencoba sesuatu yang baru, seperti
halnya mencoba untuk memulai merokok. Itulah alasan remaja mudah terjerumus ke
dalam hal yang negatif. 

Data
Global Youth Tobacco Survey (2014)
menunjukkan bahwa sebanyak 20,3% remaja menggunakan produk tembakau. Data Kemenkes
(2016) menyatakan bahwa terdapat sebanyak tiga kali lipat peningkatan
prevalensi perokok remaja usia 16-19 tahun sejak tahun 1995-2014 dari 7,1%
menjadi 20,5%. Peningkatan prevalensi perokok di Indonesia ini sangatlah
mengkhawatirkan. Indonesia menjadi negara terbesar ketiga yang penduduknya
menggunakan rokok setelah Cina dan India berdasarkan data WHO. Prevalensi
perokok usia remaja di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke
tahun.

Merokok
dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada tubuh, baik itu jangka panjang
maupun jangka pendek. World Health
Organisation menyatakan bahwa jangka pendek dari merokok yaitu berefek pada
gangguan pernafasan dan nonpernafasan dan jangka panjang berefek pada gangguan fungsi
paru. Perokok yang telah lama menggunakan produk tembakau atau rokok ini tentu
akan mendapatkan efek buruk bagi kesehatannya. Merokok dapat menyebabkan
berbagai penyakit yang dapat mengganggu fungsi tubuh bahkan dapat berujung pada
kematian.

Efek
buruk rokok bagi tubuh begitu banyak, namun masyarakat masih menggunakan rokok
bahkan pengguna produk tembakau ini telah mengalami peningkatan yang begitu mengkhawatirkan
dari tahun ke tahun. Peningkatan prevalensi perokok disebabkan oleh banyak hal,
salah satunya yaitu dari faktor lingkungan. Oleh karena itu, penulis mengangkat
sebuah judul “PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PRILAKU MEROKOK PADA REMAJA”

 

1.2 Tujuan

1.2.1
Tujuan Umum

Tujuan umum dari karya tulis ilmiah ini
adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap perilaku merokok pada
remaja.

1.2.1
Tujuan Khusus

Tujuan khusus dari karya tulis ilmiah
ini, yaitu:

–       Untuk
mampu mengetahui dampak merokok terhadap kesehatan.

–        Untuk mampu mengetahui hubungan antara lingkungan
dengan perilaku merokok pada remaja.

–       Untuk
mampu mengetahui jenis-jenis lingkungan yang mempengaruhi perilaku merokok pada
remaja.

 

1.3 Manfaat

1.3.1
Bagi Penulis

Sebagai pengembangan pengetahuan untuk
mengetahui pengaruh lingkungan terhadap perilaku merokok pada remaja dan
menambah wawasan penulis mengenai penulisan ilmiah.

1.3.2
Bagi Masyarakat

Sebagai informasi kepada masyarakat
untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap perilaku merokok pada remaja dan
masyarakat dapat melakukan suatu tindakan preventif untuk mengurangi prevalensi
perokok.

 

 

 

 

 

DAFTAR
PUSTAKA

 

Global Youth Tobacco Survey 2014, Global Youth Tobacco Survey Indonesian
Report 2014. Available from: .
14 December 2017.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
2016, Suarakan Kebenaran, Jangan Bunuh
Dirimu dengan Candu Rokok. Available from: .
13 December 2017.

Pusat Data dan Informasi Kementerian
Kesehatan RI n.d., Perilaku Merokok
Masyarakat Indonesia. Available from: .
13 December 2017.

Rahma, L, Sabrian, F & Karim, D
2015, Faktor Pendukung dan Penghambat Intensi Remaja Berhenti Merokok, JOM, vol. 2, no.2, pp. 1195-1204.
Available from: .
14 December 2017.

World Health Organisation n.d., Health effects of smoking among young.
Available from: .
13 December 2017.

x

Hi!
I'm Barry!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out